
Demi masa depan derai tawa anak-anak penghuni pikiran esok di mana wajah-wajah lucu yang memegang penentu nasib dan kita harap-harap cemas membimbing seadanya Demi masa depan jangan memberi apa yang mereka tolak karena paksaan akan menjadikan ia… kita dan kita memang telah biasa dengan keterpaksaan
Air Tawar, 9 Juni 94
No comments:
Post a Comment